BDK Palembang Gencar Tingkatkan Kompetensi ASN dan Eksternal
  • Yeni Lesmana Dewi
  • 28 Juli 2025
  • 14x Dilihat
  • Berita

BDK Palembang Gencar Tingkatkan Kompetensi ASN dan Eksternal

Palembang (28/7) - Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang resmi membuka empat pelatihan yang digelar secara serentak di Aula BDK Palembang. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 140 peserta yang berasal dari tiga provinsi, yakni Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

Empat pelatihan meliputi:
1.Pelatihan Manajemen Penyelenggaraan Jemaah Haji
2.Pelatihan Manajemen Wakaf Angkatan II
3.Pelatihan Manajemen Teknis Pelayanan Publik Angkatan I (Eksternal)
4.Pelatihan Manajemen Teknis Pelayanan Publik Speaking Angkatan I (Eksternal)

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala BDK Palembang, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi aparatur dan tenaga keagamaan dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berintegritas.

“Empat kegiatan yang ini bukan hanya penting tetapi sangat dibutuhkan ASN dan eksternal kita. kenapa Pelatihan Publik Speaking menjadi sasaran kali ini, karena banyak orang hebat dan kemudian gagal di publik speakingnya dan banyak orang cerdas dan tidak begitu menarik karena publik speakingnya,” ujar pria yang biasa dipanggil Pak Sae itu.

Lebih lanjut, Saefudin menyoroti realitas yang sering kita jumpai, begitu banyak SDM yang luar biasa secara kompetensi, namun belum mampu menghadirkan pelayanan publik yang menyentuh hati masyarakat. Menurutnya, masalah bukan semata pada kemampuan teknis, tetapi pada nilai yang melandasi pelayanan itu sendiri.

Dalam konteks inilah, Kementerian Agama meluncurkan sebuah kurikulum baru yaitu Kurikulum Berbasis Cinta. Gagasan ini digagas oleh Prof. K.H. Nasaruddin Umar, yang menekankan bahwa pelayanan publik yang baik tidak cukup hanya dengan kecakapan, tapi harus dilandasi oleh rasa cinta, baik cinta kepada tugas, kepada sesama, dan kepada bangsa.

“karena Cinta ini menjadi tolak ukur orang menjadi sayang, orang bisa memuliakan dan menjadi energi yang menggerakkan pelayanan menjadi lebih manusiawi dan bermakna,” ujar Saefudin. 

Ia berharap kurikulum ini mampu menjadi titik balik dalam membentuk ASN Kementerian Agama yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh kasih dalam menjalankan amanahnya.

Turut hadir mendampingi dalam pembukaan tersebut, Kasubbag Tata Usaha BDK Palembang, H. Mukmin, S.HI., M.Sy., serta Koordinator Widyaiswara, H. Sudharmono, Lc., M.Sy.

Pelatihan ini dirancang dengan pendekatan pembelajaran aktif, diskusi kelompok, dan studi kasus yang relevan dengan tantangan di lapangan. Para peserta akan dibimbing oleh widyaiswara berpengalaman yang telah disiapkan oleh BDK Palembang.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, BDK Palembang berharap para peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan keagamaan dan publik di daerah masing-masing.