BDK Palembang Jalin Silaturahmi Antar Pegawai Lewat Halal Bihalal
  • 18 Mei 2022
  • 200x Dilihat
  • Berita

BDK Palembang Jalin Silaturahmi Antar Pegawai Lewat Halal Bihalal

PALEMBANG (18/5) – Dua pekan pasca cuti Bersama Idul Fitri, BDK Palembang menggelar kegiatan “Halal Bihalal Keluarga Besar Balai Diklat Keagamaan Palembang” di Aula BDK Palembang. Kegiatan tersebut digelar pada hari Selasa (17/5) lalu dan dihadiri oleh segenap pegawai BDK Palembang.

Plt. Kepala BDK Palembang, Mukmin, S.H.I., M.Sy dengan antusias memberikan sambutannya pada kegiatan tersebut. Ia berujar bahwa kegiatan halal bihalal tersebut pada mulanya direncanakan untuk digelar pada pekan sebelumnya, namun terpaksa ditunda karena Surat Edaran Menteri Agama tentang pemberlakuan WFH 50% satu pekan pasca Idul Fitri. Menanggulangi hal tersebut, serta dengan harapan ada lebih banyak pegawai yang bisa ikut serta dalam kegiatan, maka Mukmin memutuskan untuk memundurkan kegiatan tersebut ke tanggal 17 Mei.

“Acara ini sungguh merupakan kegiatan penting untuk bersilaturahmi dan bermanfaat bagi kita semua untuk saling maaf-memaafkan atas segala kesalahandan kealpaan, juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi,” ujar Mukmin. “Selanjutnya izinkanlah saya pribadi dan keluarga, serta mewakili Lembaga mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.”

Selain memohon maaf kepada semua pegawai yang hadir, Mukmin juga memohon doa dan bantuan segenap pegawai dalam melaksanakan tugas barunya di BDK Palembang sebagai Plt Kepala Balai. Ia menegaskan jika Pelaksana Tugas Kepala Balai hanyalah jabatan sementara sebelum Kepala Balai yang baru menduduki kursi jabatan tersebut di BDK Palembang. Menurut Mukmin, tidak ada tugas di BDK Palembang yang bisa diselesaikan hanya oleh satu orang. Semua tugas hanya bisa diselesaikan Bersama-sama dengan bantuan dari semua pihak.

Kegiatan halal bihalal juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Dr. H. Syarif Husain, S.Ag., M.Si., widyaiswara BDK Palembang. Semua pegawai dengan takzim mendengarkan ceramah Ustadz Syarif yang bertemakan silaturahim.

“Tiada dua orang muslim yang bertemu dan berjabat tangan, kecuali dihapuskan dosa-dosanya hingga tangannya berhenti menjabat,” ujar Ustadz Syarif. Selain itu, Ustadz Syarif menceritakan Kembali kisah Nabi Nuh As dan anaknya Kan’an, serta kaitannya dengan silaturahim. Hikmah cerita tersebut adalah tentang perintah memupuk tali silaturahmi, meskipun kita dibenci.

“Barangsiapa yang menjaga silaturahim, maka ia telah mengakui Allah sebagai Tuhannya,” sambung Ustadz Syarif.

Acara halal bihalal ditutup dengan salam-salaman antara para pegawai BDK Palembang serta makan  bersama.