Bermodal Pintar Tak Cukup, ASN Perlu Adaptif, Kritis dan Mau Bekerja
  • Yeni Lesmana Dewi
  • 2 Oktober 2025
  • 24x Dilihat
  • Berita

Bermodal Pintar Tak Cukup, ASN Perlu Adaptif, Kritis dan Mau Bekerja

Palembang (02/10) -- Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang menutup kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III Gelombang V Angkatan IX dan X bertempat di aula BDK Palembang pada Kamis, 02 Oktober 2025. Penutupan dihadiri oleh Kepala BDK Palembang Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., Kepala Subbag Tata Usaha H. Mukmin, S.H.I., M.Sy., unsur TNI dari Kodam II Sriwijaya, dan segenap panitia pelaksana.

Acara tersebut ditutup langsung oleh Kepala BDK Palembang Saefudin, dalam pembekalannya ia menyampaikan bahwa Penentuan kelulusan itu akumulasi dari keseluruhan yang dipelajari mulai dari e-learing tahap 1 dan 2, aktualisasi hingga klasikal yang berjumlah 647 jam pelatihan.

"Inovasi yang dibuat peserta latsar CPNS memberi perubahan dengan cara percepatan layanan seperti yang ada di KUA, membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan yang cepat dan tepat, adapun di madrasah dengan membuat terobosan pembelajaran. Hal ini merupakan langkah baik namun jika tidak berkelanjutan maka inovasi akan menjadi formalitas semata" jelasnya.

Ia berpesan kepada seluruh peserta, “bermodal pintar tidak cukup untuk berbaur di lingkungan baru, menjadi seorang ASN perlu adaptif dalam situasi apapun dan bukan sekedar kritis dalam berpikir tapi kritis dan mau bekerja” ujarnya.
 
Acara berlangsung mencair dengan ditayangkan video kilas balik Peserta selama berkegiatan di Kampus BDK Palembang dan ditutup secara simbolis dengan melepas tanda peserta. Diharapkan peserta dapat melanjutkan inovasi yang telah dibuat agar bermanfaat bagi satuan kerja maupun bagi masyarakat.