Gebyar Kemerdekaan: BDK Palembang Satukan Langkah, Bangun Negeri
Palembang, (12/08) — Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang secara resmi membuka rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara pembukaan yang berlangsung meriah dan penuh semangat ini digelar di aula BDK Palembang, dihadiri oleh seluruh pegawai dengan antusiasme tinggi. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 14 Agustus 2025 ini mengusung tema nasional: “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Ketua Panitia Perlombaan, H. Mukmin, S.Hi., M.Sy., yang juga menjabat sebagai Kasubbag Tata Usaha BDK Palembang, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan dihadapan seluruh peserta. Dalam laporannya, Mukmin menuturkan bahwa seluruh pegawai BDK Palembang turut ambil bagian dalam berbagai jenis perlombaan yang dirancang untuk membangkitkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan nasionalisme.
Adapun jenis perlombaan yang digelar meliputi: lomba makan kerupuk, sambung lagu, bakiak/terompa, karaoke, estafet kardus, gaple, catur, kereta bola, baris-berbaris dengan mata tertutup, tuang air dalam botol, serta pembacaan Teks Proklamasi.
Setiap perlombaan dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antar pegawai dan menumbuhkan semangat juang dalam suasana penuh kegembiraan.
“Bapak Ibu sekalian, di depan baju kita tertulis sebuah mimpi, sebuah keinginan bersama kita, siap membangun Zona Integritas, menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” ujar Mukmin.
Seusai laporan panitia, suasana upacara semakin semarak dengan penampilan lagu “Kebyar-Kebyar” yang dibawakan oleh Hafizin dan Tari, artis internal BDK Palembang. Lagu yang sarat semangat patriotik tersebut berhasil membangkitkan antusiasme peserta dan menambah semarak suasana pembukaan.
Setelah penampilan tersebut, Kepala BDK Palembang, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka rangkaian perlombaan dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi panitia serta antusiasme seluruh pegawai yang turut memeriahkan kegiatan ini.
Saefudin juga menginformasikan bahwa rangkaian kegiatan belum berakhir. Pada Jumat pagi, tanggal 15, akan digelar Senam Sehat bersama, dan pada tanggal 16, seluruh pegawai akan berpartisipasi dalam kegiatan Jalan Sehat sebagai bentuk komitmen terhadap gaya hidup sehat dan kebersamaan.
“Kita tidak boleh melupakan sejarah perjuangan para pahlawan bangsa. Cut Nyak Dien, seorang perempuan tangguh dari Aceh, rela berjuang hingga titik darah penghabisan melawan penjajah. Bahkan ketika ditangkap, beliau diasingkan jauh dari tanah kelahirannya ke Sumedang, Jawa Barat. Pengasingan itu tidak memadamkan semangatnya, justru menjadi simbol bahwa perjuangan tidak mengenal batas wilayah, usia, atau gender. Semangat beliau harus menjadi inspirasi bagi kita semua dalam mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan ketulusan,” ujar Pria kelahiran Gresik itu.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan meningkatkan semangat kerja kolektif menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
5 Mei 2021
26 Juli 2021
27 Januari 2021
28 April 2022