Kemenag Tingkatkan Pendidikan, Bentuk Karakter Anak Bangsa
  • Yeni Lesmana Dewi
  • 8 Juli 2025
  • 22x Dilihat
  • Berita

Kemenag Tingkatkan Pendidikan, Bentuk Karakter Anak Bangsa

Palembang  (8/7),  Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Provinsi Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dengan menyelenggarakan Pelatihan Kepala Laboratorium PAI Angkatan II bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang. Kegiatan yang dimotori oleh Ketua MGMP PAI Prov. Sumsel, Asti Triasih, S.Sos.I., M.Pd.I, ini dilaksanakan sebagai langkah konkret dalam memperkuat peran strategis kepala laboratorium PAI di lingkungan satuan pendidikan.

Berdasarkan laporan Ketua MGMP, pelatihan ini diikuti oleh 34 guru PAI yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, antara lain Kota Palembang, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim, OKI, OKU, dan OKU Selatan. Para peserta akan mengikuti pelatihan selama 150 jam pelatihan, dengan didampingi oleh 16 tenaga pengajar, yang terdiri atas 2 orang dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan serta 14 Widyaiswara BDK Palembang.

Pembukaan diawali dengan sambutan Kepala BDK Palembang, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si, yang mengapresiasi dedikasi MGMP PAI dalam mendorong inovasi pembelajaran berbasis laboratorium. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua MGMP PAI yang telah mempercayakan BDK Palembang dalam kerja sama Pelatihan Kepala Laboratorium PAI untuk kesekian kalinya.

“Bapak, Ibu jangan sampai kita terjebak dengan keabsahan fungsi dan guna dari pada sertifikat, ilmu sebagai calon Kepala Lab PAI ini sangatlah penting, jika kita mengutamakan ilmu sebagai pelengkapnya sertifikat akan didapat, tapi jangan sekali-kali kita hanya mengharapkan sertifikat pasti ilmu tidak akan didapat, untuk itu kita luruskan niat dan kita belajar”, ungkap Saefudin. Ia juga menginformasikan bahwa BDK Palembang mendapatkan akreditasi di bidang pelaksanaan pelatihan dengan predikat Sangat Bermutu yang merupakan Predikat tertinggi.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Syafitri Irwan, M.Pd.I, yang dalam kesempatan yang sama juga memberikan materi pembekalan berjudul Internalisasi Astra Protas Kementerian Agama bagi Guru PAI. Dalam paparannya, beliau menggarisbawahi pentingnya peran guru PAI sebagai agen pembentukan karakter peserta didik yang religius, moderat, dan berjiwa kebangsaan. 

Melalui pendekatan Internalisasi Astra Protas Kementerian Agama, Syafitri mengajak peserta untuk tidak sekadar memahami nilai-nilai seperti integritas, keteladanan, dan pelayanan, tetapi menghidupkan dan mengimplementasikannya dalam setiap aspek pengajaran. "Astra Protas adalah fondasi etik yang harus menjiwai sikap dan profesionalisme guru PAI dalam menghadapi dinamika pendidikan saat ini." tuturnya.

Lebih lanjut, Syafitri mendorong para kepala lab PAI agar menjadi pionir dalam membangun ruang-ruang pembelajaran untuk menumbuhkan karakter anak bangsa yang sempat hilang tergerus oleh perkembangan zaman. “Protas Kementerian Agama itu ada 8, kesimpulannya itu ada 2, yang pertama meningkatkan kualitas lembaga, yang kedua meningkatkan kualitas SDM Kementerian Agama khususnya di wilayah Sumatera Selatan, hari ini Kementerian Agama menjadi satu - satunya yang paling diandalkan untuk membentuk karakter dan mental anak bangsa”, ungkapnya.

Pria berkacamata itu juga menekankan bahwa Guru PAI merupakan ujung tombak yang berperan aktif dalam mengubah karakter anak bangsa menjadi lebih baik seiring dengan masifnya informasi media sosial. 

Dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memperkuat fungsi laboratorium PAI sebagai wahana pengembangan karakter serta pusat penguatan nilai-nilai agama yang adaptif terhadap perkembangan zaman saat ini.