PDWK Implementasi Kurikulum Merdeka di Gresik Resmi Ditutup, Saefudin Titip Pesan Penting   
  • Yeni Lesmana Dewi
  • 5 April 2024
  • 32x Dilihat
  • Berita

PDWK Implementasi Kurikulum Merdeka di Gresik Resmi Ditutup, Saefudin Titip Pesan Penting  

Gresik, 5 April 2024 Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) Implementasi Kurikulum Merdeka di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik resmi ditutup pada hari Kamis (5/4) di Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Acara penutupan ini dihadiri oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang, Dr. H. Saefudin,S.Ag.,M.Si., Perwakilan dari Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, seluruh Panitia dan peserta PDWK IKM.

 

Dalam sambutannya, Dr. H. Saefudin menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan untuk memberikan materi dan menutup pelatihan ini. Beliau juga menyampaikan Nilai-nilai SDM Kemenag yang tertuang dalam PMA Nomor 12 Tahun 2019, yaitu Keimanan dan Ketakwaan Kepada Tuhan YME, Integritas, Profesionalisme, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.

 

Lebih lanjut, ia mengingatkan para peserta bahwa perubahan aturan mengenai pendidikan tidak perlu dikhawatirkan. Dengan Implementasi Kurikulum Merdeka, para peserta didik akan lebih dapat menonjolkan keahliannya masing-masing.

 

Berikut beberapa poin penting dari sambutan Dr. H. Saefudin:

 

Implementasi Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menaikkan indeks pendidikan dan pembangunan.

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA) diintegrasikan dalam kurikulum untuk mewujudkan moderasi beragama dalam pendidikan.

Nilai-nilai SDM Kemenag menjadi pondasi utama dalam membangun harmoni dan toleransi antar umat beragama.

Perubahan sistem pembelajaran dengan Implementasi Kurikulum Merdeka tidak perlu dikhawatirkan karena memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk lebih menonjolkan keahliannya.

PDWK Implementasi Kurikulum Merdeka ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para guru dalam menerapkan kurikulum baru dengan efektif.

 

Acara penutupan PDWK Implementasi Kurikulum Merdeka di Gresik ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.