PDWK Kemenag Kepahiang Resmi Ditutup, Kepala Kemenag Tekankan Implementasi Ilmu
  • Yeni Lesmana Dewi
  • 10 Juli 2025
  • 2x Dilihat
  • Berita

PDWK Kemenag Kepahiang Resmi Ditutup, Kepala Kemenag Tekankan Implementasi Ilmu

Kepahiang (10/7)  – Pelatihan Di Wilayah Kerja  yang diselenggarakan oleh BDK Palembang resmi ditutup pada Kamis, 10 Juli 2025, bertempat di MAN 2 Kepahiang. Kegiatan  ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang Imam Ghozali, M.Pd., Kepala MAN 2 Kepahiang Darwin, S.Ag., Widyaiswara, panitia pelaksana, serta seluruh peserta pelatihan.

Terdapat dua jenis pelatihan yang dilaksanakan, yakni PDWK Teknis Tata Naskah Dinas Angkatan III dan PDWK Teknis Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka Angkatan VI. Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta, dengan model pembelajaran blended learning, dimana sesi daring dilaksanakan pada 1–4 Juli 2025 dan sesi klasikal pada 8–10 Juli 2025.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Erwan, S.Ag., menyampaikan bahwa seluruh widyaiswara telah menyampaikan materi sesuai modul pelatihan dan penilaian telah dilakukan. “Pelatihan ini telah selesai dilaksanakan, dan bagi peserta yang dinyatakan lulus akan menerima sertifikat,” jelasnya. Erwan juga mengucapkan terima kasih atas  dukungan dan fasilitas yang diberikan, sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar.

Penutupan sekaligus pembekalan disampaikan langsung oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Kepahiang, Imam Ghozali. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada BDK Palembang atas penyelenggaraan pelatihan ini. Ia juga menekankan pentingnya penerapan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan.

“Ilmu yang didapat hendaknya ditularkan kepada rekan sejawat dan diaplikasikan dalam tugas serta fungsi harian. Kalau tidak dilakukan, maka diklat ini akan menjadi sia-sia,” tegasnya. Beliau juga mengajak para guru untuk lebih adaptif dalam menghadapi perubahan zaman dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan karakter peserta didik.

Khusus untuk pelatihan  Teknis Tata Naskah Dinas, Imam mengingatkan bahwa setiap dokumen yang dikeluarkan instansi harus sesuai dengan regulasi, agar kualitas administrasi semakin meningkat.

Di akhir sambutannya, Imam Ghozali menyampaikan harapan agar pelatihan semacam ini dapat terus diadakan di Kabupaten Kepahiang pada tahun-tahun mendatang, mengingat antusiasme peserta yang begitu tinggi.