Antusias Peserta PDWK Gali Esensi Moderasi Beragama
  • Yeni Lesmana Dewi
  • 19 Juni 2025
  • 10x Dilihat
  • Berita

Antusias Peserta PDWK Gali Esensi Moderasi Beragama

BDK Palembang – Moderasi beragama kembali menjadi salah satu materi dalam Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) yang digelar Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang. Materi ini disampaikan untuk peserta di wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muara Enim dan Kemenag Kota Prabumulih pada Kamis, 19 Juni 2025.

Materi yang berdurasi 3 Jam Pelatihan tersebut dipaparkan secara daring oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, Dr. H. Wawan Djuanedi S. Ag., MA.  Dalam pemaparannya, Wawan menegaskan bahwa dalam praktiknya yang perlu dimoderasi bukan agama, melainkan cara dan perilaku dalam beragama. “Tidak ada satu pun agama yang mengajarkan keburukan. Yang dimoderasi adalah pemahaman dan perilaku dalam beragama.” jelas Wawan kepada peserta.

Wawan juga menyampaikan bahwa moderasi beragama bukanlah sekedar proyek atau program jangka pendek, melainkan sebuah gerakan (harakah) yang harus terus menghidupkan cara beragama dan bermasyarakat. Moderasi berlaku untuk seluruh pemeluk agama dan telah menjadi bagian dari sejarah panjang kehidupan beragama di Indonesia.
   
Lebih lanjut, Wawan menekankan bahwa moderasi tidak melabeli entitas atau kelompok tertentu, namun merujuk pada indikator seperti  komitmen kebangsaan, toleransi, penolakan terhadap kekerasan dan penghargaan terhadap tradisi dan budaya lokal. Moderasi Beragama juga mencakup pentingnya praktik beragama yang selaras dengan semangat hak asasi manusia serta strategi kebudayaan sebagai bagian dari mandat peradaban bangsa Indonesia.

Meski pembelajaran dilaksanakan secara daring, tetapi tetap berjalan interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi dalam menggali makna moderasi pada konteks kehidupan sehari-hari.