BDK Palembang Gelar Ramah-Tamah, Sambut Kepala BDK Baru
  • 20 Juni 2022
  • 406x Dilihat
  • Berita

BDK Palembang Gelar Ramah-Tamah, Sambut Kepala BDK Baru

PALEMBANG (20/6) - Tak Kenal Maka Tak Sayang. Pepatah ini sangat familiar di lingkungan BDK Palembang, terutama ketika masa perkenalan antara pengajar dan peserta pelatihan. Namun kali ini ada yang berbeda. Pepatah tersebut diutarakan dalam acara Ramah-Tamah antara pegawai BDK Palembang dengan kepala balai baru terpilih, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si.

Saefudin telah dilantik sebagai Kepala BDK Palembang sejak tanggal 17 Juni lalu oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI. Dalam rangka perkenalan antara kepala balai dengan staf, maka digelarlah ramah-tamah tersebut.

Acara tersebut dipandu oleh Kasubbag Tata Usaha, Mukmin, S.H.I., M.Sy. Ia memperkenalkan satu per satu semua pegawai yang hadir, baik dari golongan widyaiswara, staf ASN dan staf Non-ASN. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan perkenalan oleh Kepala BDK Palembang.

Dalam kesempatan bicaranya, Saefudin menceritakan kilas balik kehidupannya secara singkat, mulai dari awal mula perantauannya ke Palembang, pekerjaan pertamanya menjual pisang molen, hingga kekagumannya kepada Raja Dangdut Rhoma Irama. Saefudin dengan semangat menceritakan betapa kekagumannya kepada Rhoma Irama ternyata menghasilkan banyak nilai-nilai positif di dalam kehidupannya. Ia sendiri adalah orang pertama di dunia yang mengangkat topik lagu-lagu Rhoma Irama sebagai disertasi.

Selain itu, Saefudin juga menceritakan perjalanan kariernya di ranah humas saat ia mengabdi di Kementerian Agama selama lebih dari 12 tahun.

"Saya sudah mendampingi 7 orang Kepala Kanwil (Kemenag). Setiap mereka baru akan menjabat, mereka selalu mengatakan hal yang sama: mohon bantuannya," ujar Saefudin. Sebagai penutup, Saefudin juga meminta hal yang sama kepada segenap pegawai BDK Palembang. Ia berkeyakinan, bahwa sebuah organisasi dapat maju bukan hanya karena peran serta pemimpin, tetapi juga karena dukungan dan perjuangan dari segenap pegawai atau bawahan.