Buka PDWK di  Sungailiat, Kepala Kemenag Bangka: Kemenag Itu Kyainya Negara
  • 8 Maret 2021
  • 487x Dilihat
  • Berita

Buka PDWK di Sungailiat, Kepala Kemenag Bangka: Kemenag Itu Kyainya Negara

SUNGAIILIAT - Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang pekan ini menyelenggarakan Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) di Sungailiat, Kabupaten Bangka. Kali ini terdapat 2 Angkatan, yakni pelatihan Teknis Peningkatan Kinerja Staf Angkatan IV dan Manajemen Berbasis Madrasah Angkatan III yang diikuti oleh 70 orang dari Kemenag Kabupaten Bangka.

Kedua diklat PDWK tersebut dibuka pada Senin (8/3) dan direncanakan berlangsung hingga Sabtu (13/3) nanti di MAN 1 Sungailiat. Pembukaan tersebut dihadiri secara langsung oleh Kepala Kemenag Kabupaten Bangka, Syaipul Zohri beserta Kepala Sekolah MAN 1 Sungailiat.

Kepala Kemenag Kabupaten Bangka memberikan materi kepada 70 Peserta dan membuka secara resmi PDWK di Sungailiat ini. sebelum Syaipul memberikan materi, Iksarman selaku Ketua Panitia PDWK Teknis Peningkatan Kinerja Staf Angkatan IV memberikan sambutan pembukan. Ia mengucapkan banyak terima kasih, khususmya kepada semua pegawai Kemenag Kabupaten Bangka yang turut membantu dalam pelaksanaan PDWK di Sungailiat tersebut.

"Terima Kasih kepada Bapak Saipul Zohri atas bantuannya mengajak teman-teman Kemenag Kabupaten Bangka dalam membantu kami menyelenggarakan PDWK di Sungailiat ini. Sungguh tidaklah mudah melaksanakan kegiatan kediklatan pada masa pandemi seperti sekarang ini, persiapan bertambah dari biasanya, mulai dari fisik, izin keramaian, swab antigen, hingga bagaimana cara meyakinkan peserta untuk mengikuti kegiatan kediklatan ini. semua itu tidakla mudah, tidak bisa hanya Balai Diklat Keagamaan Palembang saja yang menyiapkannya, andil dari teman-teman Kemenag Kabupaten Bangka sangatlah membantu. sekali lagi kami ucapkan banyak sekali terima kasih atas bantuannya," tutur Iksarman. Tak lupa dalam sambutannya, Iksarman juga memperkenalkan satu persatu nama-nama panitia dan widyaiswara yang bertugas dalam PDWK di Sungailiat.

Pada gilirannya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bangka, Syaipul Zohri memberikan materi dan sambutannya sebelum membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, Syaipul mengucapkan terima kasih kepada BDK Palembang karena telah menunjuk Sungailiat untuk dijadikan tempat dilaksanakannya PDWK, mengingat sudah lama sekali BDK Palembang tidak menggelar PDWK di Sungailiat.

"Terimakasih kembali kami ucapkan kepada Balai Diklat Keagamaan Palembang telah memilih Sungailiat untuk dijadikan tempat pelaksanaan PDWK, setelah berminggu-minggu melaksanakan PDWK di daerah lain. Alhamdulillah, Sungailiat ikut dituju oleh teman teman Balai Diklat Keagamaan Palembang, mungkin yang saya lihat, salah satu faktornya karena sudah lama tidak mengadakan diklat PDWK disini, atau jangan jangan daerah disini terlalu menggoda Panitia Balai Diklat, kerena sangat banyak tempat wisata air yang tidak ada di Palembang," canda Zohri.

Lebih lanjut, Zohri juga mengatakan jika pihaknya telah terlebih dahulu berdiskusi dengan pemerintah kabupaten setempat agar dapat memperoleh izin mengadakan kegiatan pelatihan. 

"Dan alhamdulillah diizinkan, asal tetap menjaga protokol kesehatan, 5M," terang Syaipul.

Syaipul memiliki harapan besar kepada semua peserta kediklatan tersebut.

"Mudah mudahan peserta dapat mendapatkan ilmu yang banyak pada kesempatan di 6 hari ini, biasanya kita yang ke Palembang untuk diklat, tetapi kali ini, di kesempatan ini kita didatangi ke Sungailiat, sebuah kesempatan yang langka. Maka dari itu, luangkanlah waktu kalian untuk belajar, untuk fokus dalam diklat kali ini. Rasul mengajarkan kita untuk berilmu, karena apa? ilmu dapat menjaga kita, tetapi kalau harta, harta yang kita jaga. oleh karena itu, curi ilmu ilmu yang dimiliki widyaiswara ini, inilah saatnya," lanjut Syaipul.

"Siapa kita? sebagai pegawai Kementerian Agama ada dua label yang harus kita pegang selama kita berada di Kementerian Agama, yakni yang pertama pegawai negara, mau apapun jabatan kita, mau guru, mau bendahara, mau penyuluh, kita harus tetap mengabdi kepada negara, kita harus siap menjadi pelayan untuk masyarakat, dan label kedua adalah kita sebagai pegawai yang mengedepankan agama sebagai acuan kerja. Ini merupakan label terberat para pegawai Kementerian Agama. Apakah bisa kita menjaga nama baik moral kita di bidang agama?" tukas Syaipul.  "Kementerian Agama itu kiyainya negara, ini yang harus kita jaga."

Syaipul membuka secara resmi kedua  PDWK dengan mengucapkan basmalah, diikuti oleh seluruh peserta PDWK. Setelahnya, BDK Palembang memberikan dincertamaya kepada Kemenag Kabupaten Bangka berupa sebuah miniatur Jembatan Ampera, landmark Kota Palembang.