Kurikulum Berbasis Cinta, Tumbuhkan Generasi Unggul dan Penuh Cinta Sejak Dini
  • Yeni Lesmana Dewi
  • 17 Januari 2026
  • 5x Dilihat
  • Berita

Kurikulum Berbasis Cinta, Tumbuhkan Generasi Unggul dan Penuh Cinta Sejak Dini

Palembang (17/1), Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang H. Mukmin, S.H.I,.M.Si menyampaikan materi Filosofi Kurikulum Berbasis Cinta yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Raudhatul Athfal (KKG RA) gugus 2 Seberang Ulu Palembang. Kegiatan berlangsung di aula Auditorium MAN 1 Palembang pada Sabtu,17 Januari 2025.

Dalam paparannya Mukmin mengatakan bahwa kurikulum berbasis cinta ini merupakan gagasan Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasarudin Umar dengan prinsip “Humanity is all one” sehingga peran pemberdayaan umat difokuskan pada basis kemanusiaan dan harmonis kehidupan yang dieratkan oleh dasar cinta.

“Kurikulum berbasis cinta (KBC) adalah kurikulum yang mengutamakan pengembangan karakter, pembelajaran berbasis pengalaman, serta perhatian mendalam pada aspek sosial dan emosional dalam pendidikan.” Ungkapnya.

“Kurikulum ini bertujuan untuk melahirkan insan yang humanis, nasionalis, toleran dan selalu mengedepankan cinta sebagai prinsip dasar dalam kehidupan.” Tambahnya.

Dihadapan 46 guru RA, Mukmin juga menyampaikan 5 panca cinta dalam KBC yang harus di terapkan dan pahami oleh para guru, meliputi Cinta kepada Allah dan rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama Manusia serta Cinta Tanah Air.

“Mari bersama wujudkan madrasah berbasis cinta.” Pesan pria kelahiran 1978 ini mengakhiri materi. 

Dengan KBC diharapkan Pendidikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memanusiakan, guru sangat berperan untuk menumbuhkan generasi berkarakter unggul dan penuh cinta dimasa sekarang maupun akan datang.