Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Dukung Terwujudnya Pembangunan Nasional Berkelanjutan
Palembang (2/7) — Moderasi Beragama dan Pembangunan Nasional menjadi materi pembelajaran Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) Kankemenag Kab. Kepahiang dan Rejang Lebong. Materi disampaikan Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Ajamalus, M.H., melalui zoom meeting.
Di hadapan 130 orang peserta pelatihan, Ajamalus menegaskan bahwa Moderasi Beragama merupakan salah satu dari delapan program prioritas Kementerian Agama.
“Moderasi beragama merupakan program prioritas kementerian agama, dimana keberagaman adalah kekayaan bangsa, tapi bisa menjadi ancaman jika tidak dikelola dengan baik. Tanpa pemahaman terhadap toleransi, keberagaman bisa menimbulkan konflik yang menghambat pembangunan nasional” ujarnya.
Lebih lanjut, Ajamalus menyampaikan bahwa agama dan pemerintah memiliki hubungan yang saling menguatkan. Dalam konteks kehidupan berbangsa, umat beragama memiliki tanggung jawab untuk menjaga kerukunan, sementara negara memberikan jaminan perlindungan yang adil bagi seluruh pemeluk agama.
“Semua agama memiliki kedudukan yang sama di mata negara, dan setiap pemeluk agama memiliki hak dan kewajiban yang setara” tambahnya.
Dalam materinya, disampaikan pula empat indikator utama dalam moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi. Keempat indikator ini menjadi pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan inklusif.
PDWK ini merupakan bagian dari penguatan pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan secara proporsional, guna mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan dalam kerangka kehidupan masyarakat yang majemuk.
5 Mei 2021
26 Juli 2021
27 Januari 2021
28 April 2022