Tingkatkan Disiplin, Ikuti Aturan yang Berlaku
  • BDK Palembang
  • 21 Agustus 2023
  • 177x Dilihat
  • Berita

Tingkatkan Disiplin, Ikuti Aturan yang Berlaku

PALEMBANG (21/08) - Apel pagi BDK Palembang dilaksanakan dengan kondisi yang kurang mendukung, yaitu padamnya listrik di wilayah sekitar area kantor. Meski demikian, hal tersebut tidak menurunkan antusiasme pegawai BDK Palembang untuk melaksanakan apel pagi pada Senin (21/8). Kepala BDK Palembang, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si. walaupun tanpa pengeras suara, tetap semangat menjadi pembina apel, dibantu petugas apel yang lain, yakni pada pemimpin apel Muhammad Azwin, A.Md., MC Apel Irma Suryani, SE, dan pembaca doa Erwan, S.Ag.

Ada hal menarik pada apel pagi hari ini. Peserta apel tampak berbaris sesuai tim kerja masing-masing.  Formulasi baru ini dibuat agar memudahkan pengecekan kehadiran pegawai BDK Palembang pada setiap apel.

"Setelah saya lihat, tiap barisan per tim kerja masing-masing nyaris lengkap. Semoga jumlah ini bertahan karena ini adalah mandatori kita semua, mulai dari apel, masuk kerja, keaktifan bekerja hingga jam pulang nanti," ujar Saefudin dalam amanat apel yang ia sampaikan.
Dalam amanatnya juga, Saefudin mengajak semua pegawai meningkatkan kembali kedisplinan, dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku, 

"Aturan ini negara yang membuat, oleh karena itu saat kita pertama disumpah, dilantik sebagai ASN, kita berjanji untuk menuruti aturan ASN. Kita harus sadar kepada diri sendiri tanpa harus melihat kesalahan-kesalahan orang lain, apakah kita sudah menuruti aturan yang ada. Negara telah memberikan hak pegawai, tinggal kita yang menjalankan kewajiban kita kepada negara," ajak Saefudin. Berbicara terkait kewajiban, Saefudin menyinggung kembali tugas wajib maupun tugas tambahan pegawai BDK Palembang.

"Pada BDK Palembang terdapat 2 tugas yang sangat penting kita bahas, yakni tugas wajib dan tugas tambahan. Apa itu tugas wajib? tugas wajib adalah tugas yang ada di dalam tim kerja, sedangkan tugas tambahan adalah yang di luar dari tim kerja, contohnya menjadi panitia kediklatan. Hal ini jangan sampai tertukar ataupun disalahartikan, langkah kita adalah tanggung jawab dahulu terhadap tugas wajib kita, buat target, progres hingga capaian hasil kepada tugas wajib kita, baru kita bisa mengerjakan tugas tambahan kita.

"Mari kita ubah mindset kita yang selama ini keliru, sehingga kita semua dapat bersinergi dalam bekerja dan semoga lembaga kita, Balai Diklat Keagamaan Palembang terdepan, maju bersam," tutup Saefudin.
Apel ditutup dengan doa yang dipandu oleh Erwan, S.Ag, dan dilanjutkan berjabat tangan antar pegawai demi menjaga silahturahmi dan persaudaraan antar sesama. (Dom)